Thursday, October 24, 2013

Trik Mengelola Keuangan Usaha

Ada kalanya pebisnis mengeluh penghasilan dari usahanya selalu habis sebelum ditabung. Kalau pun ada yang bisa ditabung, jumlahnya hanya sedikit. Padahal, proyek yang ia terima cukup banyak. Seharusnya, usahanya bisa berjalan lancar dan hidupnya bisa senang meski sedang tidak ada order. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Hal ini mungkin pernah dialami oleh sebagian orang yang mengawali dunia usaha. Apalagi, jika usaha tergolong jenis usaha keluarga. Pada awal usaha, saat mendapat proyek, uang selalu saja habis untuk menghidupi keluarga. Istilahnya, saat sudah senang, lupa segalanya. Lupa harus bayar listrik, telepon, internet, transportasi, dan sebagainya.

Dan satu hal yang selalu terlupakan adalah mencatat semua kegiatan dan transaksi. Tak banyak usaha kecil yang melakukannya. Padahal, pencatatan adalah langkah dasar penting yang harus dilakukan untuk memajukan usaha. Lalu, bagaimana mengatur keuangan usaha yang baik? Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan seperti kami sadur dari Majalah Chic.

1. Tentukan porsi keuanganCara paling mudah untuk mengatur keuangan usaha adalah dengan menyepakati sejak awal berapa porsi uang yang akan digunakan sesuai lalu lintas uang yang dibutuhkan. Misalnya, berapa jumlah uang yang akan digunakan untuk membayar gaji, operasional perusahaan, serta berapa keuntungan yang akan digunakan mengembangkan usaha dan untuk ditabung.

Untuk langkah awal, Anda bisa mencoba membagi porsi 30:30:30:10. Porsi 30 persen untuk gaji, 30 persen lagi untuk operasional perusahaan, seperti sewa kantor, biaya listrik, telepon, fax, transportasi, dan lain sebagainya. Lalu 30 persen lainnya untuk mengembangkan usaha, dan sisa 10 persen untuk tabungan pribadi.

Jadi, misalnya pemasukan sebesar Rp 20 juta, Rp 6 juta (30 persen) langsung dipotong di awal untuk disishkan sebagai gaji, Rp 6 juta untuk biaya operasional, Rp 6 juta untuk biaya pengembangan usaha, dan Rp 2 juta untuk tabungan pribadi.

Pola pembagian dengan struktur jumlah persentase ini tidak mutlak. Anda boleh menentukan sendiri. Yang perlu diperhatikan adalah kedisiplinan dalam membagi berdasar nilai yang sudah disepakati di awal. Dengan cara ini, Anda akan lebih mudah mengatur keuangan usaha.

2. Pisahkan rekening pribadi dan usahaSetelah porsi ditentukan, langkah berikutnya lakukan pencatatan keuangan usaha. Memang jika usaha masih kecil, kita cenderung sering menyamakan antara uang yang diterima dalam usaha dan uang untuk kepentingan pribadi. Bahkan kita biasanya menyimpan uang itu dalam satu nomor rekening.

Padahal, jika keuangan usaha dan keuangan pribadi digabung, Anda akan kesulitan dalam melakukan monitoring pendapatan atau pun pengeluaran yang telah dilakukan. Dengan melakukan pemisahan pencatatan antara keuangan usaha dengan keuangan pribadi, maka akan lebih mudah untuk membedakan antara arus dana dari usaha dengan penggunaan uang untuk kepentingan pribadi.

Di samping itu, pemisahan pencatatan juga dapat memberikan informasi lebih jelas tentang keadaan finansial dari usaha yang sedang dijalankan. Apalagi saat ini sejumlah bank sudah menyediakan produk layanan yang dapat mendukung pencatatan keuangan usaha Anda.

3. Jangan mudah tergoda

Inilah poin yang utama sebagai bentuk usaha mendisiplinkan diri. Dan, memang kunci utama mengatur keuangan usaha adalah disiplin dalam mematuhi porsi persentase yang kita atur untuk keuangan usaha dan pribadi.

Godaan biasanya sering datang saat sedang banyak order. Barang-barang tadinya belum terlalu penting jadi seperti "minta dibeli". Ada kalanya, saat uang masuk dalam jumlah besar, tiba-tiba kita merasa butuh ini dan itu. Salah satunya, membeli baju dengan alasan agar terlihat lebih pantas saat bertemu klien.

Memang tidak ada salahnya memenuhi keinginan itu. Namun dengan catatan, Anda mesti bisa membedakan kebutuhan dan keinginan. Sebelum membeli sesuatu dengan alasan usaha, tanyakan dulu, apakah itu merupakan kebutuhan mendesak atau keinginan yang bisa ditunda. Nah, jawaban ini yang akan membantu Anda menentukan ke mana uang bisa digunakan.

Bila memungkinkan dan punya cukup dana, Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk pencatatan keuangan usaha. Dengan software ini, pencatatan keuangan bisa dilakukan lebih profesional dan rapi. Dengan begitu, Anda juga tidak memiliki celah untuk seenaknya mengambil uang usaha untuk kebutuhan pribadi.

Sunday, October 20, 2013

3 Tips Menyeimbangkan Bisnis dengan Kehidupan Pribadi

Keuntungan menjadi pengusaha dan memiliki bisnis sendiri adalah Anda bisa bebas mengatur waktu kerja. Namun di sisi lain, Anda pun bisa jadi kesulitan memisahkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Untuk bisa menyeimbangkan antara bisnis dan kehidupan pribadi, cobalah beberapa tips berikut ini.
Tentukan prioritas
Agar bisa menentukan prioritas, Anda harus bisa menentukan tujuan yang sejalan dengan minat dan nilai-nilai dalam hidup Anda. Coba pikirkan lagi, apa yang Anda anggap penting? Apa yang Anda sukai? Lalu cara agar Anda bisa mencapai tujuan.
Anda mungkin mengharapkan kesuksesan di bidang bisnis, namun apa artinya jika Anda jadi melupakan keluarga. Atur waktu sedemikian rupa supaya Anda tetap bisa menjalankan bisnis tanpa melupakan kewajiban terhadap orang-orang terdekat dan diri sendiri.
Lacak kemajuan Anda
Saat menjalankan bisnis, Anda harus tahu keadaan perusahaan yang Anda baik dari hari ke hari. Melacak perkembangan bisnis Anda secara harian adalah untuk memetakan dan mempertahankan pertumbuhan laba perusahaan. Mengetahui perkembangan perusahaan pada akhirnya akan membantu Anda untuk mengumpulkan informasi seputar kebutuhan perusahaan untuk bisa sukses.
Minta bantuan
Agar bisa tetap sukses di bisnis dan kehidupan pribadi, Anda tak bisa melakukan semuanya sendiri. Ketika bisnis makin berkembang, coba pertimbangkan untuk memperkerjakan staf yang bisa membantu Anda. Jika Anda ingin mencoba mengembangkan bisnis tapi belum tahu caranya, tak ada salahnya juga berkonsultasi dengan sesama pebisnis yang punya pengalaman lebih banyak dari Anda.

Tips Mengadakan Meeting yang Efektif

Pertemuan untuk membahas, mengevaluasi serta membicarakan rencana bisnis di masa depan penting bagi keberlangsungan usaha Anda. Namun sayangnya, terkadang meeting itu tak berjalan sesuai harapan karena beberapa hal sehingga solusi, jawaban atau planning di tahun mendatangpun tak kunjung diperoleh.
Agar meeting dengan partner bisnis, klien, investor atau pegawai bisa berjalan dengan efektif, cobalah tips yang dilansir dari laman eHow berikut.
1. Buat perencanaan awal sebelum meeting diselenggarakan dengan menentukan siapa yang akan diundang dalam pertemuan itu, apa tujuannya, apa topik pembahasan utama, informasi apa saja yang bisa dipakai sebagai data dan lain sebagainya.
2. Buat tujuan spesifik dari pertemuan itu. Jabarkan beberapa tujuan akhir dan diskusikan tujuan-tujuan tersebut hingga mencapai tujuan terbaik yang bisa dicapai bersama.
3. Buat agenda yang jelas dan rinci fakta-fakta penting. Agenda yang detil akan membuat peserta meeting benar-benar mengerti informasi penting yang akan disampaikan dan komunikasi yang terjalin pun bisa berjalan efektif.
4. Distribusikan agenda ke para anggota sebelum meeting terselenggara. Beri kesempatan bagi mereka untuk mengajukan pertanyaan dan menawarkan sejumlah informasi atau data penting yang berkaitan dengan agenda meeting.
5. Sambut para anggota meeting dan pastikan mereka semua memiliki print out agenda meeting yang telah Anda berikan sebelumnya.
6. Mulai meeting dengan cepat dan tepat, pimpin meeting dengan jiwa seorang pemimpin yang kuat dan berkharisma. Arahkan pembicaraan ke topik semula bila sudah melenceng dari yang seharusnya. Tetap fokus pada tujuan meeting yang ingin dicapai.
7. Bagi waktu untuk tiap topik pembahasan dalam meeting. Bila meeting itu memiliki 3 poin penting untuk dibahas dalam jangka waktu satu jam, sisihkan waktu selama 20 menit untuk masing-masing poin.
8. Catat semua ide, sanggahan, informasi tambahan dan data lain yang timbul selama meeting berlangsung.
9. Buat notulen rapat dan sebarkan kepada setiap anggota meeting agar mereka mengingat hasil dari pertemuan tersebut sehingga bisa diterapkan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Tutup meeting dengan mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak.
Selamat menerapkannya dan semoga sukses!

Buatlah Tim Anda Berpikir Layaknya Entrepreneur

Tim dalam perusahaan-perusahaan besar dengan mudah bisa terjebak dalam birokrasi yang mematikan semangat berinovasi dan bergerak maju. Dibutuhkan waktu yang lama utuk melaksanakan proyek saat menunggu persetujuan dan mengumpulkan sumber daya yang diperlukan. Namun, Anda bisa mendapatkan semuanya dengan membantu semua anggota tim Anda berpikir dan bertindak layaknya seorang entrepreneur sejati.

Cobalah praktikkan 3 hal berikut ini.

Eksperimen
Tantanglah satu atau dua orang dalam tim Anda untuk dengan diam-diam melaksanakan sebuah proyek tanpa menganalisisnya lebih dulu. Melindungi mereka ini dari siapa saja yang mempertanyakan pendekatan yang digunakan.

Sebarkan hasilnya
Bagikan hasil eksperimen ini dengan pemimpin lainnya dalam perusahaan Anda. Dan doronglah mereka untuk mendukung proyek perusahaan lainnya.

Kelola dengan cermat
Selama proses berlangsung, pastikanlah bahwa biaya yang dikeluarkan tidak melampaui batas kerugian yang bisa ditolerir. Dengan demikian, tim Anda bisa dnegan jelas melihat kelebihan dan manfaat bertindak secara cepat.

3 Kiat Berpindah Karier dengan Mulus


Apakah Anda memulai bisnis Anda sendiri atau bergabung dalam bidang industri yang berbeda, melakukan perpindahan karier bisa menjadi pilihan yang amat menantang.

Pertimbangkan 3 kiat berikut ini saat mempertimbangkan untuk beralih jalur karier:

  • Bersiap untuk ketakutan dan kesepian : Perpindahan karier sering menyebabkan hilangnya reputasi dan stabilitas keuangan yang sudah dirintis sejak lama. Terimalah dengan lapang dada bahwa perasaan sukar itu bagian tak terpisahkan dari proses yang harus dijalani.
  • Yakin dengan pilihan yang belum dicoba: Mengubah karier berarti meninggalkan jalur yang sudah begitu lama kita kenal dan akrabi. Kita masuk dalam zona atau daerah yang tak banyak kita ketahui. Kita tak sepenuhnya bisa menduga apa yang akan menanti di depan sana tetapi itulah bagian dari tindakan berani dalam mengambil risiko.
  • Gunakan pengukuran baru: Mungkin awalnya dalam karier kita, kita menggunakan uang atau ketenaran untuk mengukur keberhasilan. Mungkin kini Anda menghendaki lebih banyak kemerdekaan, fleksibilitas, atau membuat dampak positif pada dunia luar.

Saturday, October 19, 2013

Empat Pengusaha Muda Sukses dari Afrika


Pengusaha muda asal Afrika yang telah berhasil mereguk kesuskesan ini membuktikan tak cuma golongan berumur yang harus menjadi orang kaya. Memulai usaha dari nol, resign dari pekerjaannya dan mendirikan perusahaan, serta tak lulus kuliah adalah sebagian kisah mereka. Seperti dilansir dari Forbes, Selasa (16/7/2013), berikut ini sejumlah pengusaha muda Afrika yang berusia di bawah 39 tahun dan sudah berhasil menjadi miliarder.
1. Patcik Ngowi (Tanzania)
Pria berusia 28 tahun ini merupakan pendiri helvetic Solar, perusahaan energi terbarukan di Afrika Timur. Perusahaan ini menangani pembangunan, suplai, instalasi dan maintenance dari pembangkit listrik tenaga air juga solar di Afrika Timur.
2. Ken Njoroge (Kenya)
Pria berusia 37 tahun ini adalah founder dari Cellulant, perusahaan mobile commerce yang menjadi pemimpin pasar. Perusahaan ini mengurus, mengirim dan menagih untuk transaksi online yang terjadi. Cellulant juga menyajikan mobile banking, mobile payment, music, dan layanan mobile lainnya.
3. Colin Thornton (Afrika Selatan)
Pada tahun 1998, saat usianya baru 20 tahun, dia di-drop out dari University of Witwatersrand, ketika tengah mengejar gelar BSc untuk Ilmu Komputer. Dia lalu mengumpulkan sekira USD1.000 dari teman dan keluarganya untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang jual beli komputer. Saat ini, perusahaannya, Dial A Ners, menjadi perusahaan yang menyuplai komputer untuk individu dan perusahaan. Perusahaan tersebut mencetak penjualan sampai USD10 juta, memiliki 14 kantor cabang dan 150 staf.
4. Alan Knott Craig Jr (Afrika Selatan)
Pengusaha asal 36 tahun ini merupakan founder World of Avatar, perusahaan invetasi yang mengakuisisi MXit dari Herman Heunis dan Naspers senilai USD50 juta pada Agustus 2011. Alan juga dinobatkan sebagai 2009 World Economic Forum Young Global Leader.

Ludwick Marishane, Entrepreneur Muda Dari Negeri Afrika


Drybath merupakan sebuah produk yang dibuat oleh seorang entrepreneur termuda di Afrika, Ludwick Marishane. Kisah perjuangan Ludwick yang inspiratif mungkin bisa menjadi semangat bagi Anda yang ingin berkecimpung di dunia bisnis.
Berikut kisah pemuda yang memulai bisnisnya pada usia 16 tahun ini, dikutip dari marketing.co.id :
Satu hari di Limpopo, Afrika Selatan, Ludwick Marishane bersama teman-temannya sedang berjemur. Sampai salah seorang dari mereka meminta Ludwick untuk segera mandi agar mereka bisa pergi beraktivitas. Ludwick yang saat itu sangat malas untuk mandi berandai-andai apabila ada satu produk yang dapat membantunya tetap bersih tanpa harus mandi dengan air. Dari sini, perjuangan Ludwick dimulai.
Saat masih duduk di bangku SMA, Ludwick memulai penelitiannya dari ponsel yang terhubung dengan internet. Ya, sebuah ponsel. Ludwick mengaku tidak memiliki komputer pada saat itu. Ia menghabiskan dua bulan penelitian hanya dengan bermodalkan sebuah ponsel. Google serta Wikipedia menjadi teman kerjanya saat itu. Mulai dari informasi mengenai lotion, krim, komposisinya, kadar toksisitas kandungannya, semua ia cari tahu dari ponselnya.
Akhirnya, ia menemukan kandungan yang sesuai serta aman digunakan. Ia telah menemukan lotion yang dapat membuat manusia bisa tetap bersih tanpa air. Produk tersebut ia namakan Drybath. Dalam pikirannya, tak hanya mampu memperkaya diri, namun ia juga dapat menyelesaikan masalah dunia. Sanitasi.
Dari sana ia berangkat menawarkan idenya kepada beberapa perusahaan yang bergerak pada bidang sanitasi dan juga beberapa perusahaan amal untuk merealisasikan produknya. Tapi apa yang ia dapatkan dengan inovasi briliannya tersebut? Nihil. Ditolak, ia tak lantas menyerah dan justru menyadari, bahwa sekadar ide brilian tidak membawanya kemana-mana. Ia harus membuat business plan.
Lagi, Ludwick mengerjakan semuanya dari ponselnya tersebut. Sebuah business plan 8.000 kata lebih pun disusun dengan ponselnya. Sampai akhirnya seorang teman meminjamkan komputer untuk Ludwick menyelesaikan business plan-nya.
Kegagalan tidak berhenti di sini. Perusahaan besar berpikiran bahwa produk yang ditawarkan terlalu mahal. Jika dengan tujuan mengatasi masalah sanitasi dunia, harga produk Ludwick tidak dapat dijangkau konsumen yang membutuhkan.
Dari pengalaman tersebut, mentor Ludwick memberikan saran kepadanya. Poor communities dont buy in bulk, begitu katanya.
Targetnya untuk menyelamatkan kaum miskin untuk mandi tanpa air tidak dapat dilakukan jika produknya terlalu mahal. Kaum miskin tidak membeli dalam jumlah besar, kaum miskin membeli dalam skala kecil. Seperti rokok, mereka tidak membeli sebungkus, melainkan per batang setiap harinya. Meskipun lebih mahal secara matematis, mereka membeli berdasarkan permintaan dan tidak rutin.
Akhirnya Ludwick berkesimpulan untuk menjual produknya dalam bentuk sachet, sehingga ia dapat menjual berdasarkan permintaan. Tentu dengan harga yang lebih murah dibanding membeli dalam jumlah besar, Drybath akan mampu menjangkau kaum yang membutuhkan.
Membuahkan hasil
Saat ini, Drybath sedang berusaha menembus ke dalam pasar yang lebih luas, seperti perusahaan penerbangan, hotel, supermarket, dan bahkan militer. Berkat produknya, kini dunia dapat menghemat 80 liter air setiap kali mandi, atau sekitar dua jam perjalanan untuk mengambil air di tempat-tempat yang kesulitan air.
Hal yang paling unik dari kisah mengagumkan tentang entrepreneurship Ludwick ini adalah semua berawal dari satu masalah sepele, yaitu malas mandi.
Ludwick mau berjuang dari sebuah ponsel dan ia mampu membuat satu produk brilian yang bisa menyelamatkan dunia. (

5 Pengusaha Muda Paling Sukses di Dunia


Di berbagai belahan dunia ternyata ada delapan orang enterprenur muda dengan sepak terjang yang harus diawasi terus. Ke delapanenterpreneur ini dianggap memiliki masa depan gemilang dengan gagasan bisnis yang ada di benak mereka.Bahkan sebahagian besar dari mereka malah berusia sangat belia, masih belasaan tahun. Siapa sajakah anak-anak ajaib itu.. Berikut adalah ke 8 anak sukses tersebut..

1. Lean Archer (15 Tahun)
Pemudi berusia 15 tahun ini membuktikan bahwa menjalankan bisnis skala kecil yang bisa meraih kesuksesan bisa dibuat layaknya tempat bermain anak-anak. Leanna Archer memutuskan untuk menjadi pebisnis di bidang perawatan rambut ketika berusia 11 tahun.

"Idenya datang ketika saya menerima banyak sanjungan mengenai rambutku dan seketika itu saya sadar harus berterima kasih pada produk rumahan yang saya buat," kata Archer. "Saya tidak akan kehilangan apa-apa karena saya pikir kalau ini tidak berhasil, perjalanan hidup saya masih panjang."

Perusahaan yang didirikan Archer, Leanna's Inc, membuat delapan produk organik, produk perawatan rambut, yang didalamnya termasuk tata rambut, krim rambut dan sampo.

Rahasia produknya merupakan resep turun menurun di keluarganya sejak lama dan dijamin bebas dari zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Tahun lalu, Leanna's Inc mampu meraup pendapatan lebih dari US$100 ribu. Pebisnis cilik asal Long Island menargetkan pertumbuhan menjadi lebih dari US$300 ribu. Saat ini, perusahaan tengah berencana membangun kantor perwakilan di seluruh wilayah Amerika Serikat.

2. Robert Nay (14 Tahun)

Pada usia 14 tahun, permainan pertama yang dibuat Robert Nay, Bubble Ball, telah diunduh lebih dari 2 juta sejak dua pekan diluncurkan. Hal yang tidak terlalu buruk mengingat rata-rata permainan mobile hanya diundur beberapa ribu kali.  Pada Januari lalu, Bubble Ball malah berhasil mengalahkan game mobile terbesar Anggry Birds sebagai permainan yang banyak diunduh dalam fasilitas Apple App store.

"Teman saya mengusulkan agar membuat permainan yang bisa digunakan di perangkat Apple. Saya berpikir ini hal yang menarik dan saya pun mencobanya," kata Nay.

Tanpa latar belakang ilmu pengkodean dalam komputer, Nay pergi ke perpustakaan publik untuk mempelajari bagaimana membuat program permainan. Satu bulan setelah membaca beberapa buku dan memproduksi lebih dari 4.000 kode-kode program, Bubble Ball berhasil dibuat. Total biaya untuk memproduksi permainan ini mencapai US$1.200 yang berasal dari sumbangan orangtua Nay untuk membeli komputer Machintos dan perangkat lunak berlisensi.

Program permainan Puzzle yang tersedia untuk Apple dan perangkat berbasis Android ini, kini sudah diunduh lebih dari tujuh juta kali.

Perusahaan pengembangan permainan yang sudah memasuki tahun ke delapan ini, Nay Games, saat ini sedang mengembangkan beberapa tambahan baru pada Bubble Ball seperti proyek program lainnya.

3. Mark Bao (18 Tahun)

Pada usia 18 tahun, Mark Bao yang merupakan warga New York dinobatkan sebagai enterpreneur teknologi dan philanthropi paling sukses. Pemuda belasan tahun ini telah menjual tiga perusahaan website dimana dua diantaranya dianggap memberikan keuntungan sangat besar.

Satu perusahaan web-nya telah memperoleh anggota lebih dari seperempat juta hanya dalam tiga minggu setelah diluncurkan. Bao juga kini telah mulai mendirikan yayasan non-profit.

Perusahaan lamanya yang seluruhnya dibiayai sendiri yaitu threewords.me, situs media sosial dimana anggotanya menggambarkan tiga kata mengenai kepribadian temannya, Atomplan, perangkat manajemen bisnis kecil, dan Facebook Idol, aplikasi layaknya American Idol.

"Saya selalau tertarik dengan teknologi dan bagaimana ini bisa membuat perubahan," kata Bao. "Aksi enterpreneur menciptakan perubahan."

Perusahaan yang kini dibangunnya, Supportbreeze, adalah perangkat layanan konsumen yang membantu pebisnis dalam mengelola permohonan. Layanan ini secara dramatis membantu mengurangi waktu dan penggunaan tenaga kerja.

4. Lizzie Marie Likness (11 Tahun)

Juru masak yang mampu memberikan insiprasi sejak berusia dua tahun ini, dianggap sedang dalam jalurnya untuk menjadi pengganti Rachel Ray, juru masak yang membawakan program memasak di televisi.

Suatu ketika, orangtua Lizzie pernah bertanya bagaimana caranya memperoleh uang. Seketika itu, Lizzie menjawab, "Saya menjual makanan rumahan yang sehat untuk pasar lokal." Sejak saat itu, Lizzie dianggap sebagai pendiri dari Lizzie Marie Cuisine.

"Lizzie Marie Cuisine sangat unik karena saya mengajarkan anak-anak bagaimana memasak makanan sehat yang menyenankan dan bagaimana hidup sehat," ujar Lizzie. "Perusahaan saya mengajarkan masyarakat, tidak hanya memakan yang sehat tetapi juga bagaimana hidup sehat."

Beberapa tahun kemudian, pembicaraan mengenai resep originil dan kemampuan untuk memberdayakan kaum modal yang dimiliki Lizzie menjadi percakapan hangat penduduk lokal. Lizzie kemudian mendapat sejumlah undangan untuk memamerkan caranya memasak bersama sejumlah koki terkenal dalam sebuah acara.

Saat ini, Likness merupakan serial televisi paling diminati di WebMD Fit Channel dengan nama program Healthy Cooking with Lizzie. Dia juga baru saja menandatangani kontrak program terkenal TV terkenen dengan salah satu perusahaan di New York, DBG. Serta agen pemasaran digital global, Digitas.

5. Farrhad Acidwalla (17 tahun)
Dengan bermodal US$10 dari orangtuanya, Farrhad Acidwalla telah masuk dalam peringkat entrepreneur pada usia 13 tahun ketika memutuskan membangun komunitas online yang khusus menyasar aviasi dan aero-modeling. Beberapa bulan kemudian, dia memutuskan menjual komunitasnya tersebut kepada seorang penggemar senilai US$1.200.

Empat tahun kemudian, Acidwalla menempatkan US$400 pada Rockstah Media sebuah agen yang fokus pada bisnis branding, pemasaran, dan pengembangan web di Maharashtra, India.

"Di masa depan, kami berencana mendiversifikasi usaha dan memperluas skala bisnis dengan memproduksi program hiburan berbahasa Hindi," kata Acidwalla. seraya mengungkapkan dirinya mempertahankan 42 pegawainya dengan menawarkan keuntungan kepemilikan saham.

Cameron Johnson, Jadi Miliarder di Usia 15 Tahun


Cameron Johnson memulai bisnis pertamanya pada usia sembilan dan sebelum lulus SMA. Ia diakui sebagai salah satu pengusaha muda paling sukses di dunia. Sebagai seorang remaja, ia memulai selusin bisnis menguntungkan pada umur 15 tahun. Tahun lalu ia ditunjuk menjadi pengusaha termuda Amerika oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Tokyo.
Cameron adalah seorang finalis pada Oprah Winfrey's first prime time series, The Big Give, yang disiarkan di ABC. Baru-baru ini, ia menjadi tuan rumah Season 4 dari Beat the Boss yang mengudara di BBC Inggris. Cameron memiliki beberapa proyek lainnya dan dia terus membagikan pesan di seluruh dunia. Buku terbarunya berjudul Shots sudah beredar sekarang.
Meski entrepreneurship telah berjalan di keluarga Cameron, orangtuanya tidak pernah mencoba membujuknya atau mengarahkan dirinya menjadi entrepreneur. "Itu hanya sesuatu yang saya lakukan setelah saya punya komputer pertama saya," kata Cameron. Walau dia menunggu sampai usia sembilan tahun untuk memulai bisnis komputernya, karier Cameron dimulai lebih cepat. Bahkan sebagai seorang anak, Cameron telah tertarik untuk menjadi seorang pengusaha dan dia selalu bisa menjual produk apapun yang diletakkan di depannya. Pada usia tujuh tahun, ia menjual sayuran dari gerobak merah miliknya dari pintu ke pintu. Ketika ia berusia sembilan tahun Cameron adalah top seller penjual tiket K-12 di sekolahnya. Ia mampu menjual beberapa ratus tiket hanya dalam hitungan minggu. Ketika ia berada di kelas lima, ia menjual kertas pembungkus kado dan sekali lagi, Cameron menjadi top seller dengan mengungguli kawanya yang menempati posisi kedua dengan menjual dua kali lebih banyak.
Komputer pertamanya merupakan hadiah Natal dari orangtuanya. Hanya beberapa bulan kemudian, ia memulai bisnis pertama pencetakan kartu ucapan, alat tulis serta undangan untuk keluarga dan teman-temannya. Untuk mendukung bisnisnya, dia menggunakan komputer dan printer.
Tepat sebelum Cameron berumur sepuluh tahun, orangtuanya mengizinkannya untuk membuka rekening sendiri. Hal ini memungkinkan Cameron mempunyai kendali penuh atas keuangannya dan belajar untuk mengelola uang. Dari kegiatan menyetor dan menulis cek sampai belanja untuk perlengkapan kantor, Cameron belajar bagaimana mengelola uang dan bagaimana untuk melacak pengeluarannya. Cameron dibesarkan pada prinsip-prinsip memberi sesuatu kepada masyarakat dan lingkungannya dan pada usia yang sama ia mulai memberikan hadiah tahunan kepada gereja lokal.
Ketika berusia sebelas tahun, ia menerima beberapa lembar saham dari berbagai perusahaan, termasuk Disney dan CSX Railroad. Setelah menerima hadiah ini, ia menjadi sangat tertarik pada pasar saham dan mempelajari semua cara kerjanya. Ia segera menjual beberapa saham orangtuanya yang diberikan kepadanya dan juga menginvestasikan beberapa ribu dolar uangnya sendiri ke perusahaan pilihannya. Hanya dalam waktu beberapa tahun, ia telah melipat gandakan investasinya tujuh kali lebih besar.
Pada usia 15 tahun sebagai murid baru di sekolah menengah, perusahaan internetnya telah meningkatkan penjualan menjadi lebih dari US$ 15.000 per hari. Ia kemudian diminta untuk menjadi Anggota Dewan Penasehat untuk FutureKids, sebuah perusahaan berbasis di Tokyo dan Sega of America yang pada saat itu, sedang membuat konsol Sega Dreamcast. Dia berkonsultasi dengan kedua perusahaan selama beberapa tahun.
Pada bulan Agustus 2000, ia didekati oleh seorang penulis laris jepang, yang ingin menjadi "ghost writing" otobiografi Cameron. Dia pun setuju dan buku ini diterbitkan beberapa bulan kemudian dan menjadi buku laris di Jepang.
Cameron menyadari sejak dini bahwa ia sangat beruntung dengan bisnisnya, ia menyadari bahwa bisnis dan kehidupan sosial adalah sesuatu yang harus disimpan terpisah. Pada kenyataannya sebagian besar teman-temannya bahkan tidak pernah tahu apapun tentang bisnisnya sampai ia berumur lima belas tahun, ketika itu ia telah dimuat di berita utama seluruh dunia. Cameron kuliah di Virginia Tech untuk periode singkat namun memutuskan untuk menunda kuliahnya.
Saat ini Cameron telah berusia 24 tahun. Ia menghabiskan waktu dengan bepergian dan menjadi pembicara di seluruh dunia. Dia juga terlibat dengan beberapa organisasi nirlaba. Ia berencana untuk untuk mempromosikan financial literacy di kalangan kaum muda. Buku terbarunya telah diterbitkan pada Januari 2007 oleh Free Press / Simon & Schuster dengan judul You Call the Shots: Succeed Your Way - And Live the Life You Want - With the 19 Essential Secrets of Entrepreneurship

Samsung Galaxy Round: Smartphone Berlayar Lengkung Pertama di Dunia



Samsung Electronics bertekad menjadi jawara dalam menciptakan inovasi di pasar smartphone dunia setelah menelurkan produk smartwatch Galaxy Gear. 
Kini pabrikan Korsel tersebut meluncurkan smartphone pertama dengan layar lengkung pertama di dunia, sebuah varian Galaxy Note 3.
Meskipun manfaatnya masih belum jelas dalam smartphone, layar lengkung menjadi fitur yang unik dan belum bisa dihadirkan para pesaing seperti Apple dan LG.
Serupa dengan Galaxy Gear, Galaxy Round ialah upaya Samsung untuk menarik minat konsumen dunia terhadap konsep unik tersebut meskipun tidak ada fitur unggulan lainnya yang mencengangkan dan mampu dianggap sebagai terobosan besar.
Galaxy Round memiliki layar lengkung dengan diagonal 5,7 inci dan beratnya lebih ringan dari Galaxy Note 3. Tampaknya lengkungan ini dimaksudkan juga untuk mempermudah pengguna dalam menggenggam ponsel saat penggunaan dibandingkan model konvensional yang berlayar datar.
Fitur-fitur utamanya mencakup fungsi "landscape tilt" yang memungkinkan pengguna memeriksa informasi seperti panggilan yang terlewatkan dan daya yang tersisa dalam baterai. Pengguna bisa juga menelusuri file-file media dengan menekan layar ke kanan dan ke kiri, ujar Samsung.
Fitur-fitur lain termasuk Android versi 4.3, CPU 2,3 Ghz dan kamera terintegrasi 13 MP.

Kalahkan China dan AS, RI Jadi 'Jawara' Sumber Kejahatan Internet



Indonesia kalahkan AS dan China dalam hal sumber kejahatan Internet. (Image credit: secure360.org)
Selama ini kita menganggap China dan Rusia serta sejumlah negara lain sebagai sarangnya penyerang dunia maya (cyber attack), tetapi siapa sangka jika Indonesia juga memiliki 'potensi' tersembunyi? Menurut data yang dihimpun oleh penyedia layanan komputasi awan Akamai, negeri kepulauan ini menduduki posisi wahid dalam hal sumber kejahatan Internet. RI tercatat mendominasi kasus serangan cyber di seluruh dunia. Selama kuartal kedua tahun ini saja, Indonesia mencapai 38% dalam hal cyber crime. Persentase ini menunjukkan adanya kenaikan 21% dari kuartal pertama 2013.
Jika ditilik dari angka yang diperoleh Akamai, Indonesia mengalami kenaikan paling pesat dalam hal sumber kejahatan virtual. Sementara negara lain mengalami penurunan atau stagnansi, Indonesia justru melejit. China tergeser di tempat kedua dengan penurunan 1% di kuartal kedua 2013 dibandingkan kuartal pertama, yakni dari 34% menjadi 33%. Sementara AS di tempat ketiga dengan 8,30% di kuartal 1 yang menurun menjadi 6,9% di kuartal berikutnya.
Menurut Business Development Manager Kaspersky Indonesia Dony Koesmandarin, fenomena tersebut turut dipicu oleh pertumbuhan angka pengguna Internet di tanah air, baik yang dari jaringan tetap dan bergerak (mobile). Ini membuka celah kejahatan Internet karena serangan bisa dilakukan dari mana saja, tidak cuma warung Internet seperti beberapa tahun sebelumnya, ujar Dony.
Laporan Akami itu dirilis pada tanggal 16 oktober 2013 dengan judul "State of Internet" yang isinya antara lain menyebutkan sejumlah negara yang paling menonjol dalam serangan cyber. Data diperoleh dengan menggunakan monitoring traffic serangan cyber dengan menggunakan patokan IP address di 175 negara di dunia.

Saturday, October 12, 2013

KEMAJUAN EKONOMI CHINA-INDIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP ASEAN


Bab ini akan membahas kemajuan ekonomi China dan India dan implikasinya
terhadap ASEAN. Sub-bab pertama dan kedua akan membahas bagaimana proses
kemajuan ekonomi yang dialami oleh China dan India, sub-bab ketiga akan
membahas tentang analisa hubungan kerjasama ASEAN dengan China dan India,
sementara sub-bab keempat adalah analisa daya saing ASEAN terhadap China dan
India.
Bukan rahasia lagi kalau kekuatan China-India mengalami peningkatan yang
dinamis dan berusaha meningkatkan pengaruh dan kekuasaannya dalam ranah
hubungan internasional. Gabungan ukuran populasi mereka, yang mencapai lebih dari
sepertiga dari penduduk dunia, dengan prestasi ekonomi yang meningkat selama satu
dekade membuat kedua negara ini menjadi pusat hubungan ekonomi di kawasan Asia
dan menyebabkan timbulnya peningkatan rasa percaya diri nasional / kesadaran diri
dan kemauan politik untuk lebih aktif berpartisipasi dalam tatanan internasional.
3.1 China
China dikenal sebagai sebuah negara dengan jumlah penduduk terbanyak di
dunia, dengan jumlah populasi mencapai 1.314.48 milyar jiwa.1 Keajaiban ekonomi
China, didukung oleh barang-barang manufaktur, yang saat ini hampir tidak ada
negara lain yang mampu menyainginya.
3.1.1 Kebangkitan Ekonomi China
Bagi banyak pengamat, munculnya China sebagai raksasa ekonomi
dimotori oleh Partai Komunis China (PKC) dan dikendalikan pusat aparatur
negara untuk menghadapi masalah legitimasi klimaks yang dihasilkan dari


pemerintahan satu partai dalam sistem ekonomi pasar. Stabilitas domestik
China secara efektif bergantung pada kemampuan PKC untuk memecahkan
masalah ini dan memegang kendali terhadap kekuatan sentrifugal yang timbul
di dalam masyarakat China.
Pada tahun 2004, China terus mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi
dengan total PDB senilai 1.3561.5 miliar RMB (Rp 1650.7 milyar). Ini
membuat China menjadi peringkat kekuatan ekonomi terbesar ke-6 di dunia.
Dengan tingkat pertumbuhan tahun lalu sebesar 9,5 persen,2 menjadikan China
sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.
Sejak peluncuran agenda reformasi, China telah membukukan tingkat
pertumbuhan tinggi ekonomi tahunan yang tinggi secara dalam beberapa tahun
belakangan. Diperkirakan bahwa tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata
tercatat dalam ”10th Rencana Pembangunan Lima tahun" adalah sebesar 8,8
persen, jauh lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebelumnya sebesar 7
persen.

Sejak memasuki abad ke-21, perekonomian dunia telah mengalami
beberapa peningkatan dan penurunan,. Dimulai dengan penurunan tajam dari
4,7 persen di tahun 2000 menjadi 1,2 persen pada tahun 2001, lalu mencatat
sedikit peningkatan pada tahun 2002 dengan laju pertumbuhan sebesar 1,7
persen. Kecenderungan perbaikan terus terjadi dengan pertumbuhan \ tarif
terdaftar pada tahun 2003 dan 2004 sebesar 2,8 persen dan 4 persen dan tahun
2005 diperkirakan sebesar 3-2 persen.3 Pada saat yang sama, kenaikan terendah
China yang pernah terdaftar beberapa tahun lalu adalah 7,3 persen (tahun
2003). Tidak diragukan lagi bahwa China selalu menempati peringkat pertama
dalam hal tingkat pertumbuhan ekonomi di dunia.
Alasan utama di balik pertumbuhan ekonomi China yang mengesankan
adalah disebabkan oleh reformasi dan kebijakan yang terbuka. Selama periode
26 tahun reformasi dan membuka diri, berdasarkan karakteristik dari era baru
dan situasi dalam negeri, China telah menemukan jalan perkembangan baru
untuk menghadapi globalisasi ekonomi dan mempertahankan pemerintahan
sendiri dan kemandirian dalam membangun China-yang bercirikan sosialisme,
yang dijuluki oleh China sebagai “pembangunan damai”. Peningkatan
pertumbuhan ekonomi China bisa disebabkan dua faktor utama berikut:4
Pertama, China secara konsisten melakukan kebijakan reformasi. Rapat
Dewan Komite Eksekutif Pusat Partai Komunis China ketiga yang diadakan
pada bulan Desember 1978 meluncurkan reformasi dan kebijakan membuka
diri, menghilangkan hambatan dan keterbatasan yang ditimbulkan oleh model
perencanaan pusat dan melakukan liberalisasi produksi untuk memajukan
pembangunan. Metode reformasi yang telah diterapkan oleh China tampaknya
sangat efektif dalam menangani hubungan trilateral antara reformasi,

pembangunan dan stabilitas, sehingga menjamin pembangunan ekonomi yang
pesat dan berkelanjutan China.
Sejak diluncurkannya reformasi dan kebijakan membuka diri, China terus
melanjutkan upaya pengembangan ekonomi yang berorientasi pasarsosialisme,
menetapkan dan melaksanakan reformasi menyeluruh yang
berorientasi ekonomi pasar-sosialisme, dan mempromosikan pembangunan
ekonomi-sosial nasional secara progresif dan komprehensif. Reformasi
komprehensif di bidang ekonomi dan sosial tidak hanya membuka jalan bagi
pembangunan ekonomi berkelanjutan dan cepat tetapi juga berkontribusi untuk
mempromosikan keadilan dan kemajuan sosial, dengan demikian meletakkan
dasar bagi pembangunan berkelanjutan.
Kedua, China menerapkan diplomasi perdamaian, kemerdekaan,
pemerintahan sendiri, membuka kebijakan luar negeri dan aktif dengan tujuan
untuk meningkatkan kerjasama ekonomi eksternal, dan partisipasi dalam
globalisasi ekonomi juga merupakan faktor penting yang memberikan
kontribusi pada pengembangan-nya yang cepat dan pembangunan ekonomi
yang berkelanjutan. Memperluas, memperdalam reformasi ekonomi dan
membuka diri telah menghasilkan perubahan besar dalam perdagangan luar
negeri China. Perdagangan luar negeri telah menjadi pendorong pertumbuhan
ekonomi nasional. Volume total perdagangan pada tahun 2004 adalah senilai
USD 1154.8 miliar, tercatat peningkatan 35,7 persen secara tahunan, dimana
volume ekspor mencapai Rp 593.4 miliar dan volume impor sebesar USD
561.4 miliar, meningkat 35,4 persen dan 36 persen dibandingkan dengan tahun
sebelumnya,. Menurut statistik awal Departemen Jenderal Bea dan Cukai
China selama 10 bulan pertama tahun 2005, tercatat total volume perdagangan
sebesar USD 1148.61 miliar, ditandai dengan peningkatan 24 persen setiap
tahun. Total ekspor China pada periode ini diperkirakan mencapai USD 614.49
miliar dan total impor sebesar USD 534.12 milyar, 31,1 persen dan 16,7 persen
lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu. Cadangan valuta asing
mencapai Rp 609.9 miliar pada akhir 2004 atau Rp 206.7 miliar lebih tinggi
dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2004, China menarik FDI total sebesar USD 153.5 miliar,
tingkat pertumbuhan 33,5 persen secara tahunan, dengan aliran FDI baru
senilai USD 60.6 miliar, meningkat 13,3 persen.5 Sampai dengan Januari 2005,
jumlah perusahaan investasi asing yang terdaftar di China berjumlah 5.125.504
dan modal investasi mencapai USD 1109.445 miliar, dengan realisasi FDI
sebesar USD 566.196 miliar.
Pada tahun 2005, total PDB China mencapai 14 triliun RMB (Rp 1,6
triliun) atau lebih dari dua kali lipat PDB gabungan dari Indonesia, Malaysia,
Filipina, Singapura dan Thailand. Perkapita GDP China sekarang yang di
sekitar USD 1.300 adalah sama dengan Indonesia tetapi lebih tinggi dari
Filipina. Dengan total jumlah nominal PDB, China menduduki peringkat ke-5
perekonomian terbesar di dunia. Dari segi paritas daya beli (PPP),
perekonomian China saat ini merupakan kedua terbesar di dunia setelah
Amerika Serikat.6
Sebagai akibat dari kemajuan industrialisasi yang cepat, China melesat
menjadi basis manufaktur terkemuka di dunia. Pada tahun 2004, China
memproduksi 273 juta ton baja, 970 juta ton semen, 73 juta set TV warna, 66
juta AC, 30 juta lemari es, dan 45 juta PC. Pada tahun 2004, China juga
menjadi produsen mobil ketiga terbesar dunia, dengan total output sebesar 5,1
juta unit, setelah Amerika Serikat dan Jepang.7 Pada tahun 2003, China
melampaui Amerika Serikat sebagai pangsa telepon terbesar dunia (263 juta
jaringan tetap ditambah 269 juta ponsel (290 pada pertengahan 2004).8 Juga,
pada pertengahan tahun 2005, jumlah pengguna internet yang terdaftar di
China ("netizens") telah melampaui 100 juta sehingga membentuk "Web
populasi" terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.9
Pesatnya pertumbuhan ekonomi China mendorong mereka melakukan
ekspansi pasar besar-besaran. Ekspansi pasar meski terkesan dilakukan dengan
hati-hati, cukup meresahkan negara-negara tetangga, Jepang, Korea Selatan,
dan negara ASEAN, karena diikuti basis pertumbuhan ekonominya yang kuat.
China telah tampil sebagai the new miracle of Asia, sejajar dengan negaranegara
the big economic of Asia seperti Jepang, Singapura, Korea Selatan,
Taiwan, dan Hongkong, yang pernah disebut-sebut sebagai pusat keajaiban
ekonomi Asia.
Dibandingkan dengan Jepang yang tengah menjalankan program zero
growth, pertumbuhan ekonomi China saat ini mencapai 8 persen. Kesuksesan
ini merupakan bagian dari strategi market economy yang menjadi orientasi
China pasca-Jiang Zemin. Reformasi Partai Komunis China (PKC) dalam
Kongres November 2001, dengan memasukkan kelas kapitalis (shehui qita
fangmian de youxiu fenzi) ke dalam unsur PKC, tidak hanya bertujuan
merombak total hubungan majikan-pekerja dalam tradisi komunis China, tetapi
juga memperkuat basis pendukung kapitalis China melakukan ekspansi pasar
guna mempercepat pertumbuhan ekonominya.
Sejak dua tahun lalu China memberi ruang lebar kepada pihak swasta
melakukan gebrakan ke pasar global. Pasar-pasar negara ASEAN menjadi
incaran pertama pengusaha swasta China. Pasar ASEAN dinilai amat potensial.
China bahkan ingin menjalin perdagangan yang intens dengan negara-negara
ASEAN melalui ASEAN Free Trade Area (AFTA).
Dalam pertemuan ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, 2 September 2003,
para politisi China coba mendekati negara-negara ASEAN dan menyampaikan
keinginannya bergabung dengan AFTA sehingga menjadi ASEAN Plus Three.
ASEAN sejak awal tahun 2003 telah menjadikan AFTA sebagai Kawasan
Perdagangan Bebas ASEAN. Potensi pasar ASEAN sendiri termasuk besarkarena didukung 530 juta penduduk yang memiliki tingkat daya beli yang
cukup tinggi, dan beberapa negara, di antaranya Malaysia, Thailand, Indonesia,
dan Filipina, mulai bangkit dari krisis ekonomi yang mereka alami tahun
1997.10
Strategi baru perekonomian China, seperti kata Presiden China Hu Jianto,
adalah bagaimana menjadikan China sebagai pusat produksi, sedangkan
distribusi dan konsumsi diupayakan diserahkan sepenuhnya ke pasar-pasar
internasional. Indonesia dan ASEAN merupakan negara-negara yang
diprioritaskan China menjadi target utama barang-barang produksinya.11
3.2 India
India dikenal sebagai sebuah negara dengan jumlah penduduk terbanyak di
dunia, dengan jumlah penduduk 1.080.264.388 (Juli 2005). Situasi China sangat
berbeda dari India yang terikat secara demokratis, booming ekonomi yang luar biasa
sebagian besar terjadi berkat layanan yang kompetitif secara global dan sektor
teknologi informasi (TI).
3.2.1 Kebangkitan Ekonomi India
India mengalami laju pertumbuhan ekonomi yang lamban selama
beberapa dasawarsa, rata- rata hanya 3,0 persen setahun. Baru pada akhir
pemerintahan Rajiv Gandhi, akhir 1980-an, terutama setelah 1991 saat
Manmohan Singh, menteri keuangan meluncurkan program reformasi
ekonomi yang luas, ekonomi India mulai tumbuh lebih pesat.
Kinerja perdagangan India sejak tahun 1980-an mengalami kemajuan
yang sangat pesat. Antara tahun 1978 dan 2005 nominal ekspor dan impor,
dinilai berdasarkan harga sekarang, secara keseluruhan ekonominya tumbuh
dua kali lebih pesat. Dari sekitar US $ 10 miliar pada tahun 1978, ekspor dan
impor barang dan jasa India masing-masing mencapai US $ 164 miliar dan

US $ 188 miliar 2005, atau setara dengan 20% sampai 25% dari angka Cina.
Pertumbuhan perdagangan India juga mengalami peningkatan sejak tahun
2001. Nominal pertumbuhan ekspor dan impor meningkat 28% dan 30,2%
antara tahun 2001 dan 2005, dibandingkan dengan 9,1% dan 8,3% untuk
periode antara 1978 dan 2001.12
Pertumbuhan ekonomi India untuk beberapa tahun setelah 1984 di
tunjukkan pada Tabel 2.2 di bawah. Pertumbuhan ekonomi India yang ratarata
di atas 8,0% terjadi setelah tahun 2002. Pertumbuhan yang secara
konsisten tinggi ini sebenarnya berkaitan erat dengan perkembangan
sektoralnya dan dengan dengan langkah-langkah reformasi ekonomi yang
telah dilakukan sejak tahun 1984.
Catatan penting yang patut digarisbawahi dari kemajuan India terletak
pada tiga hal yaitu liberalisasi dan reformasi ekonomi, kekuatan internal dan
dukungan lingkungan eksternal. Sejak liberalisasi ekonomi awal 1990-an,
India muncul sebagai negara utama dalam teknologi informasi (TIK) dan
komunikasi dan BPO (Business Process Outsourcing), yang berhasil
meningkatkan pertumbuhan rata-rata 6,0 persen setahun. Pertumbuhan
ekonomi kian pesat, terutama sejak 2002 membuat India disejajarkan dengan
China, dua negara adidaya ekonomi Asia.
Program reformasi ekonomi ini meliputi deregulasi sektor keuangan dan
liberalisasi kebijakan perdagangan yang proteksionis dan kebijakan investasi
asing langsung yang amat restriktif. Dampak kumulatif program reformasi
kebijakan ekonomi berhasil mendorong investasi swasta langsung, termasuk
swasta asing, sehingga meningkat 7-8 persen dari produk domestik bruto
(PDB) India dalam 4-5 tahun.13
Sejak merdeka tahun 1947 sampai tahun 1990, aktivitas ekonomi India
berjalan sangat lamban. Kondisi ini akibat kebijakan ekonominya tidak pro
pasar, campur tangan pemerintah yang sangat kuat dan mengandalkan
subtitusi impor. Namun sejak terjadi kesulitan neraca pembayaran tahun 1991
memaksa India harus melakukan reformasi di berbagai bidang baik ekonomi
maupun non ekonomi. Perubahan paradigma ini ternyata berdampak positif
pada ekonomi India tercermin dari peningkatan perdagangan luar negeri,
aliran modal asing mengalir deras baik dalam bentuk PI (Portfolio
Investment) maupun FDI (Foreign Direct Investment) dan aktivitas ekonomi
yang mulai bergairah. Progress kebijakan liberal yang diterapkan dalam hal
ini telah menyebabkan meningkatnya aliran masuk investasi asing di negeri
ini, baik dalam hal investasi langsung (FDI), serta portofolio investasi.
Agregat tahunan arus masuk investasi asing bervariasi antara US $ 4 menjadi
6 miliar selama periode 1993-94 sampai 2001-2002.14
India selama ini dikenal sebagai negara yang relatif tertutup dan
pasarnya sulit ditembus oleh pihak asing. Faktor dominan adalah menisbikan
kekuatan pasar diikuti semangat swadesi (memenuhi kebutuhan sendiri) yang
kental. Peran pemerintah sangat dominan yaitu mengatur segalanya. Strategi
ini ternyata tidak ampuh menjadi kekuatan pembangunan bahkan hasil yang
diperoleh kemiskinan semakin merajelela. Di bawah kepemimpinan PM PV
Nashimha Rao dan Menteri Keuangan Manmohan Sigh (kini menjabat PM)
sejak tahun 1991 India mulai membuka diri dengan melakukan liberalisasi
ekonomi. Pemerintah mulai melucuti Lisensi Raja (dalam hal investasi,
industri dan lisensi impor), mengakhir monopoli negara di banyak sektor, dan
mengijinkan investor asing menggeluti bisnis domestik. Perubahan paradigma
pada kekuatan pasar dan sentuhan asing membawa India menjadi kekuatan
dunia.15
Dua sektor yang luput dari campur tangan pemerintah yaitu bidang
teknologi informasi dan industri film ternyata malah menjadi kekuatan besar
India di kemudian hari. Kemajuan IT (Information Technology) India sangat
fenomena, bahkan kota Bangalore telah menjadi pusat IT dunia. Hampir
semua industri IT raksasa membuka kantor di kota ini dari Microsoft, IBM,
Infosys dan Wipro. Kesemuanya itu didukung oleh kualitas pendidikan
teknologi informasi yang memiliki reputasi internasional. Industri film di
India merupakan industri layar lebar terbesar di dunia bahkan telah
mengalahkan Hollywood dalam jumlah produksi film. Industri film ini
mempunyai peran yang sangat besar dalam menyerap tenaga kerja. Sebanyak
2,3 juta orang India bekerja di sektor ini.
Salah satu langkah krusial yang menjadi awal kebangkitan India adalah
besarnya perhatian pemerintah pada kualitas pendidikan. Sistim dan kualitas
pendidikan di India mempunyai standar dunia. Bahkan India dikenal sebagai
pemasok pekerja ahli di dunia. Sebagai gambaran pada tahun 1990 an dari
150.000 pekerja asing yang bekerja di perusahaan IT Amerika Serikat
sebanyak 60.000 diantaranya adalah para pakar software dari India. Kemajuan
teknologi yang pesat menakutkan negara-negara maju lainnya. Menurut analis
JP Morgan, dengan penduduknya yang mayoritas berusia muda dan
berpengetahuan tinggi, maka dalam 20-30 tahun mendatang India
diunggulkan dalam pelayanan teknologi informasi atau berbasis pengetahuan
dengan layanan jarak jauh.
Kemajuan para entrepreneur India sudah mengglobal. Sejumlah
perusahaan India dikenal sebagai pemain kelas dunia seperti Tata, Infosys,
dan TVS Motor Company. Sepak terjang Tata bahkan telah menjadi pemain
dunia yang patut diperhitungkan. Saat ini kiprah Tata telah beroperasi di 40
negara dengan 90 perusahaannya. Diversifikasi bisnis Tata sangat luas dari
otomotif, baja, TI dan komunikasi, jasa, consumer products dan pertanian.
Di bidang farmasi India juga dikenal sangat spetakuler dan
diperhitungkan di arena global. India memasok 40% kebutuhan dunia untuk
obat-obatan curah (bulk). India dewasa ini mampu memproduksi obat-obatan
jauh lebih murah dari negara manapun yaitu hanya separuh biaya produksi di
Amerika Serikat. Dengan modal intelektual yang sangat kuat, India mampu
memproduksi hingga 10 obat generik dalam setahun, sementara produsen
asing hanya maksimal 2 produk. India saat ini juga mengincar pasar
pelayanan medis. Dengan ongkos 80% lebih rendah di banding di AS,
beberapa perusahaan di AS sedang menjajagi jasa perawatan kesehatan di
India. 3.3 Hubungan ASEAN dengan China-India
Kegiatan eksternal ASEAN pada umumnya adalah untuk mengembangkan
hubungan dan kerjasama yang baik dengan mitra dialog-nya, dialog mitra sektoral,
para pengamat, organisasi-organisasi sub-regional dan lembaga internasional.
Beberapa negara dialog atau mitra ASEAN: Australia (Sejak 1974), Selandia
Baru (1975), Kanada (1997), UNDP (1977), Jepang (1997), AS (1997), Komisi Eropa
/ Uni Eropa (1980), Republik Korea ( 1991), India Desember 1995), China (Juli
1996), dan Rusia (Juli 1996).17
3.3.1 Hubungan Kerjasama ASEAN dengan China
ASEAN dan China adalah tetangga dan mitra yang terjalin berdasarkan
kedekatan geografis, hubungan historis, sosial, budaya dan agama. Baik
ASEAN dan China menghadapi peluang dan tantangan yang sama, dan saling
berbagi aspirasi untuk mendapatkan kemakmuran ekonomi dan kesejahteraan
bagi rakyatnya. Hubungan ASEAN-China telah melalui proses evolusi dari
sikap curiga, kemudian mengarah kepada hubungan dialog, kerja sama dan
kemitraan strategis.
Hubungan dialog antara ASEAN dan China dapat ditelusuri kembali ke
tahun 1991 ketika China pertama kali menghadiri sesi pembukaan Pertemuan
se-Tingkat Menteri ASEAN (AMM) ke-24 di Kuala Lumpur, Malaysia,
sebagai tamu Pemerintah Malaysia. Selanjutnya, China menjadi mitra
konsultatif dan kemudian Mitra Dialog penuh pada AMM ke-29 pada bulan
Juli 1996 di Jakarta, Indonesia.18
Meskipun hubungan dialog ASEAN-China dimulai pada tahun 1991,
namun dorongan untuk memperkuat hubungan baru terjadi ketika
diadakannya KTT ASEAN-China pertama pada bulan Desember 1997 di
Kuala Lumpur, Malaysia. Pada KTT tersebut, para pemimpin ASEAN dan
China mengeluarkan pernyataan bersama untuk membuat arah masa depan
kerjasama ASEAN-China menuju abad ke-21. Sejak itu, hubungan ASEANChina
telah berkembang pesat, substantif, dan komprehensif. Kedua belah
pihak telah menikmati hubungan politik yang baik, peningkatan kerjasama
ekonomi dan pengembangan kerjasama diberbagai sektor dengan cara
memperkuat mekanisme untuk memfasilitasi kerjasama.
Kerjasama ASEAN-China sekarang mencakup politik dan keamanan,
perdagangan, investasi dan ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi,
teknologi informasi dan komunikasi, transportasi, kejahatan transnasional, dan
kepemudaan. Selain itu, ASEAN-China Business Council membantu
meningkatkan kerjasama antara sektor bisnis swasta ASEAN dan China,
sedangkan Komite Beijing ASEAN, yang terdiri dari Duta Besar Negara-
Negara Anggota ASEAN di Beijing, membantu untuk mempromosikan
hubungan ASEAN-China atas nama Standing Committee ASEAN.19
Hubungan ini telah diangkat ke tingkat yang lebih tinggi dengan
penandatanganan Deklarasi Bersama Kepala Negara / Pemerintah ASEAN
dan Republik Rakyat China pada Kemitraan Strategis untuk Perdamaian dan
Kesejahteraan pada KTT ketujuh ASEAN-China tanggal 8 Oktober 2003 di
Bali, Indonesia. Deklarasi memberikan arah bagi pengembangan substantif,
dan kemitraan komprehensif yang saling menguntungkan antara ASEAN dan
China, berdasarkan kesetaraan bersama, kepercayaan dan manfaat.
Pada KTT ketujuh ini, Premier Wen Jiabao menegaskan bahwa dalam
konteks internasional dan regional baru, China akan memperkuat kerjasama
dengan ASEAN di enam bidang sebagai berikut:
Pertama, meningkatkan dialog politik dan saling percaya. ASEAN dan
China lebih lanjut akan mempromosikan pertukaran kunjungan tingkat tinggi,
membangun dialog penuh dan mekanisme konsultasi pada berbagai tingkat
dan lebih memperkuat hubungan politik dan dasar hukum bagi kerjasama
antara kedua belah pihak. Kedua, memperdalam perdagangan dan hubungan
ekonomi untuk kepentingan pembangunan kedua negara. Meningkatkan
perdagangan bilateral dan berusaha untuk mewujudkan target Rp 100 miliar
volume perdagangan pada tahun 2005.20 Mempercepat negosiasi mengenai
FTA ASEAN-China untuk mewujudkan FTA sesuai jadwal, dan
memperdalam kerjasama dalam bidang keuangan, pelayanan, investasi,
pertanian dan informasi. Ketiga, memperkuat kerjasama keamanan demi
perdamaian dan stabilitas di kawasan itu. Keempat, meningkatkan kerjasama
di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi secara komplementer, terutama di
bidang ICT, bio-teknologi, teknologi sensor, seismologi, oseanografi dan
penelitian tentang sumber daya hayati tropis. Kelima, meningkatkan
kerjasama komprehensif untuk manfaat dari China dan masyarakat ASEAN
seperti pengembangan cekungan Mekong, pembangunan kereta api trans-
Asia, memperkuat kerjasama dalam bidang pengembangan sumber daya
manusia, kesehatan masyarakat, kebudayaan dan pendidikan; mewujudkan
Pertemuan Menteri Pemuda ASEAN-China dan mengadakan pertemuan
Bisnis dan Investasi ASEAN-China. Keenam, meningkatkan kerja sama di
berbagai tingkatan, menuju perkembangan hubungan yang stabil.
Pertemuan ASEAN-China kedelapan pada tanggal 29 November 2004
di Vientiane, Lao PDR menandatangani Persetujuan Perdagangan Barang
dalam Persetujuan Kerangka Kerja pada Kerjasama Ekonomi Komprehensif
antara ASEAN dan China dan Persetujuan Mekanisme Penanganan Sengketa.
Perlu dicatat bahwa dalam perjanjian tersebut, ASEAN mengakui China
sebagai pangsa pasar ekonomi. Berbagai perjanjian mencakup berbagai "area
kerja sama menunjukkan kerja sama antara kedua belah pihak memasuki
tahap baru: pembangunan kerjasama komprehensif”.
Bisa dikatakan bahwa pembangunan China sejalan dengan
perkembangan hubungan China-ASEAN, terutama persahabatan dan
kerjasama antara kedua belah pihak, sehingga menciptakan lingkungan untuk
pengembangan bersama dan saling menguntungkan.21
Di bidang ekonomi, ASEAN dan China merupakan wilayah ekonomi
dengan sekitar 1,85 miliar konsumen, dengan PDB gabungan Rp 2,48 triliun
di tahun 2004. Ekonomi China tumbuh sebesar 9,4 persen pada tahun 2004
dibandingkan dengan 9,1 persen pada tahun 2003, sementara ASEAN
membukukan PDB gabungan sebesar 6,1 persen pada tahun 2004, lebih tinggi
dari tahun pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya sebesar 5.2 persen. Pada
bulan September 2004, seluruh negara Anggota ASEAN dengan suara bulat
mengakui status ekonomi pasar China.22
Proses pembentukan ACFTA dibawah Perjanjian Kerangka Kerjasama
Ekonomi Komprehensif, yang ditandatangani pada November 2002, berjalan
dengan baik. The Early Harvest Programmed (EHP) telah dilakukan sejak 1
Januari 2004. Setelah satu setengah tahun implementasi EHP, pengenaan tarif
sebesar 4,9 persen dari total laju tarif telah dieliminasi. Lebih jauh,
perdagangan roduk ASEAN-China yang tercakup dalam EHP telah meningkat
sebesar 29 persen pada tahun 2003 dari nilai sebesar USD 1,55 milyar
menjadi USD 2 miliar pada tahun 2004. Perjanjian perdagangan barang dan
mekanisme penyelesaian konflik di bawah Perjanjian Kerangka Kerjasama
Ekonomi Komprehensif telah ditandatangani pada bulan November 2004.
Implementasi terhadap Persetujuan Perdagangan Barang telah dimulai sejak
20 Juli 2005, dan negoisasi antara ASEAN dan China akan berlanjut pada
masalah kesepakatan perdagangan jasa dan investasi.

Tips Mendulang Untung Berinvestasi Saham

Pada dasarnya semua jenis investasi jika memiliki horizon investasi jangka panjang pasti akan menguntungkan. Bagaimana dengan investasi saham?

Sebuah produk investasi memilliki tingkat resiko yang berfariatif, tergantung dengan jenis dan macam produknya. Boleh dibilang semua jenis investasi memiliki resiko. Tak heran jika setiap investasi juga bisa menimbulkan kerugian bagi investornya, apa lagi jika bermain di saham. Namun, bagaimana menjadi orang pintar dengan berinvestasi yang tepat di tengah kondisi saat ini? Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan, dalam berinvestasi investor sebaiknya membiasakan diri terhadap volatilitas yang terjadi di setiap pergerakan harga dari aset dasar yang menjadi acuannya. Soalnya, pada dasarnya semua jenis investasi jika memiliki horizon investasi jangka panjang pasti akan menguntungkan.
“Pengambilan posisi akumulasi dan ambil untung juga penting untuk dilakukan jika ingin meraih imbal hasil secara signifikan dan dalam jangka waktu yang tidak terlalu panjang,” ujar Satrio, saat ditemui di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2013.
Ia mencontohkan, jika investor sukses melepas portofolio investasinya di pasar saham ketika level IHSG mencapai rekor tertinggi pada 22 Mei 2013 lalu di level 5.208 poin dan kembali akumulasi saat ini, maka itu memberikan imbal hasil yang cukup besar.
Satrio menambahkan, jenis investasi juga sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko dari investor. Untuk investor yang ingin berinvestasi secara jangka panjang, maka bisa memilih produk reksa dana campuran. Sedangkan untuk investor yang berani mengambil risiko, produk investasi yang menjanjikan keuntungan tentu saham dan produk turunannya seperti reksa dana saham.
“Memang saat ini produk komoditas mulai kembali meningkat, khususnya emas. Untuk instrumen investasi ini sebaiknya memang memiliki horizon investasi jangka panjang. Sebab jika perekonomian China mulai membaik, maka emas dapat kembali menjadi instrumen investasi yang menguntungkan bagi investor,” tambahnya.
Apalagi, lanjut Satrio, harga emas dunia yang saat ini berada di level USD1.338,9 per troy onz memang memiliki posisi kecenderungan untuk kembali menguat.
Namun, jika dilihat secara keseluruhan sampai dengan saat ini, instrumen investasi saham dan turunannya seperti reksa dana saham memberikan imbal hasil masih lebih tinggi dibandingkan instrumen investasi lain seperti produk komoditas emas, batubara, nikel, timah, kelapa sawit (crude palm oil/CPO) ataupun obligasi negara.
Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, rata-rata imbal hasil yang diberikan oleh instrumen investasi saham jika mengacu kepada kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama delapan bulan terakhir sebesar 7,78%

RINGKASAN EKSEKUTIF ASEAN

Kerjasama ekonomi ASEAN dimulai dengan disahkannya Deklarasi Bangkok tahun
1967 yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan
pengembangan budaya. Dalam dinamika perkembangannya, kerjasama ekonomi
ASEAN diarahkan pada pembentukan Komunitas Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic
Community) yang pelaksanaannya berjalan relatif lebih cepat dibandingkan dengan
kerjasama di bidang politik-keamanan dan sosial budaya.

Diawali pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-2 tanggal 15 Desember 1997
di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan disepakatinya Visi ASEAN 2020, para Kepala
Negara ASEAN menegaskan bahwa ASEAN akan: (i) menciptakan Kawasan Ekonomi
ASEAN yang stabil, makmur dan memiliki daya saing tinggi yang ditandai dengan arus
lalu lintas barang, jasa-jasa dan investasi yang bebas, arus lalu lintas modal yang lebih
bebas, pembangunan ekonomi yang merata serta mengurangi kemiskinan dan
kesenjangan sosial-ekonomi, (ii) mempercepat liberalisasi perdagangan di bidang jasa,
dan (iii) meningkatkan pergerakan tenaga professional dan jasa lainnya secara bebas di
kawasan. Selanjutnya pada beberapa KTT berikutnya (KTT ke-6, ke-7) para pemimpin
ASEAN menyepakati berbagai langkah yang tujuannya adalah untuk mewujudkan visi
tersebut.  

Setelah krisis ekonomi yang melanda khususnya kawasan Asia Tenggara, para Kepala
Negara ASEAN pada KTT ASEAN ke-9 di Bali, Indonesia tahun 2003, menyepakati
pembentukan komunitas ASEAN (ASEAN Community) dalam bidang Keamanan Politik
(ASEAN Political-Security Community), Ekonomi (ASEAN Economic Community), dan
Sosial Budaya (ASEAN Socio-Culture  Community) dikenal dengan Bali Concord II.
Untuk pembentukan ASEAN Economic Community  (AEC) pada tahun 2015, ASEAN
menyepakati pewujudannya diarahkan pada integrasi ekonomi kawasan yang
implementasinya mengacu pada ASEAN Economic Community (AEC) Blueprint. 

AEC  Blueprint merupakan pedoman bagi Negara-negara Anggota ASEAN dalam
mewujudkan AEC 2015. AEC Blueprint memuat empat pilar utama yaitu: (1) ASEAN
sebagai pasar tunggal dan berbasis produksi tunggal yang didukung dengan elemen
aliran bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik dan aliran modal yang lebih
bebas; (2) ASEAN sebagai kawasan dengan dayasaing ekonomi tinggi, dengan elemen
peraturan kompetisi, perlindungan konsumen, hak atas kekayaan intelektual,

pengembangan infrastruktur, perpajakan, dan e-commerse; (3) ASEAN sebagai
kawasan dengan pengembangan ekonomi yang merata dengan elemen
pengembangan usaha kecil dan menengah, dan prakarsa integrasi ASEAN untuk
negara-negara CMLV (Cambodia, Myanmar, Laos, dan Vietnam); dan (4) ASEAN
sebagai kawasan yang terintegrasi secara penuh dengan perekonomian global dengan
elemen perndekatan yang koheren dalam hubungan ekonomi di luar kawasan, dan
meningkatkan peran serta dalam jejaring produksi global.

Buku ini hanya fokus pada pilar pertama karena pilar ini memuat aspek utama dan
mendasar dari komponen integrasi ekonomi yaitu arus bebas barang, jasa, investasi,
tenaga kerja terampil, dan arus modal yang lebih bebas serta sektor prioritas integrasi.
Secara umum dilaporkan tingkat implementasi AEC Blueprint periode 1 Januari 2008 –
30 September 2009 oleh masing-masing Negara Anggota dengan menggunakan
instrumen  Scorecard. Capaian Scorecard ini memiliki nilai politis karena dapat
mencerminkan kesungguhan ASEAN dalam mewujudkan Komunitas Ekonomi ASEAN
(AEC 2015). Berdasarkan laporan AEC Scorecard yang disiapkan Sekretariat ASEAN,
tingkat implementasi Indonesia mencapai 80,37% dari 107 “measures” untuk periode
tersebut, berada pada urutan ke-7. Tingkat implementasi tertinggi dicapai oleh
Singapura dengan angka 93,52%, sedangkan yang terendah adalah Brunei
Darussalam sebesar 74,57%. Dalam buku ini diuraikan secara rinci capaian-capaian
Indonesia selama periode tersebut.

Pada Bab terakhir sebelum Bab Penutup, diuraikan berbagai peluang dan tantangan
yang dihadapi oleh Indonesia saat ini dan saat yang akan datang dengan
diimplementasikannya AEC Blueprint. Meskipun sangat umum, buku ini juga mencatat
beberapa langkah strategis yang harus dilakukan oleh Indonesia untuk meningkatkan
dayasaing agar mendapat manfaat yang nyata dalam menumbuhkan perekonomian
bangsa dan dalam menekan angka kemiskinan sehingga terwujud peningkatan standar
hidup masyarakat Indonesia. 

Penilaian Kesehatan Perbankan

Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/10/PBI/2004 tanggal 12 April 2004 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4382) Bank wajib melakukan penilaian Tingkat Kesehatan Bank secara triwulanan.

Sehubungan dengan hal tersebut perlu diatur ketentuan pelaksanaan penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dalam suatu Surat Edaran Bank Indonesia dengan pokok-pokok ketentuan sebagai berikut:

1. Dengan semakin meningkatnya kompleksitas usaha dan profil risiko, Bank perlu mengidentifikasi permasalahan yang mungkin timbul dari operasional Bank. Bagi perbankan, hasil akhir penilaian kondisi Bank tersebut dapat digunakan sebagai salah satu sarana dalam menetapkan strategi usaha di waktu yang akan datang sedangkan bagi Bank Indonesia antara lain digunakan sebagai sarana penetapan dan
implementasi strategi pengawasan Bank oleh Bank Indonesia.

2. Tingkat Kesehatan Bank merupakan hasil penilaian kualitatif atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi atau kinerja suatu Bank melalui penilaian faktor permodalan, kualitas aset, manajemen, rentabilitas, likuiditas, dan sensitivitas terhadap risiko pasar. Penilaian terhadap faktor-faktor tersebut dilakukan melalui penilaian kuantitatif dan atau kualitatif setelah mempertimbangkan unsur judgement yang didasarkan atas materialitas dan signifikansi dari faktor-faktor penilaian
serta pengaruh dari faktor lainnya seperti kondisi industri perbankan dan perekonomian nasional.

II. FAKTOR PENILAIAN

1. Penilaian tingkat kesehatan Bank mencakup penilaian terhadap faktor faktor
CAMELS yang terdiri dari:

a. Permodalan (Capital)
Penilaian pendekatan kuantitatif dan kualitatif faktor permodalan
antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap komponenkomponen
sebagai berikut:
1) kecukupan pemenuhan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) terhadap ketentuan yang berlaku;
2) komposisi permodalan;
3) trend ke depan/proyeksi KPMM;
4) aktiva produktif yang diklasifikasikan dibandingkan dengan modal Bank;
5) kemampuan Bank memelihara kebutuhan penambahan modal yang berasal dari keuntungan (laba ditahan);
6) rencana permodalan Bank untuk mendukung pertumbuhan usaha;
7) akses kepada sumber permodalan; dan
8) kinerja keuangan pemegang saham untuk meningkatkan permodalan Bank

Friday, October 11, 2013

Ekonomi baru Singapura


Untuk membuat Singapura menjadi pusat komersial dan wisatawan pemerintah telah melegalkan perjudian dan dua kasino telah dibangun di Marina dan Sentosa Selatan pada tahun 2005. Bangunan-bangunan milik negara dan komersial akan diterangi setelah diumumkan oleh pemerintah untuk membuat penampilan pulau secara estetika lebih menawan dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Bangkok, Hong Kong, Shanghai dan Tokyo. Singapura merayakan masakannya setiap tahun dalam festival makanan Singapura. Tidak perlu diragukan bahwa jenis makanan yang ditawarkan dari suatu negara juga penting bagi wisatawan yang dapat beradaptasi dengan perubahan namun tidak sepenuhnya cita rasa mereka berubah ketika mencoba produk makanan. Singapura membanggakan berbagai masakan yang cocok dan memenuhi selera perorangan dan semua.

Ekonomi di Singapura


Sir Stamford Raffles Statue in Singapore's Central Business 
District Ekonomi Singapura sangat ramah bisnis dan dianggap sebagai yang terbaik sebagai pusat keuangan. Ada ribuan karyawan memberikan keunggulan hasil yang sama di perusahaan-perusahaan multinasional yang membawa Singapura pada peta global. Dasar ekonomi pasar dikembangkan sangat baik dan sangat didukung oleh barang ekspor dan impor. Singapura telah dihormati oleh persatuan-perusahaan dan masuk dalam daftar Empat macan Asia yang mengatur pasar di Asia bersama dengan Hong Kong, Korea Selatan dan Taiwan. Produk pabrik canggih dengan definisi tinggi adalah penopang utama ekonomi Singapura. Industri manufaktur di seluruh bidang elektronik, teknik kimia, pengilangan minyak bumi, mechanical engineering dan ilmu lainnya di negara yang mengembangkan kecanggihan tekhnologi di Singapura. Manufaktur menyumbang hampir 26% terhadap GDP negara dan memproduksi 10% dari produk kue wafer di dunia.

Singapura memiliki salah satu pelabuhan tersibuk di dunia dan dihormati karena mempunyai pusat perdagangan foreign exchange (penukaran mata uang asing) terbesar keempat ketika diurutkan setelah pusat keuangan seperti London, Tokyo dan New York. Singapura juga mempekerjakan ribuan tenaga ahli dari seluruh dunia sehingga menjadi majikan global juga. Karena saat ini resesi global, Singapura juga terpengaruh sehingga GDP berkurang cukup besar. Tetapi, pemerintah bertujuan untuk merevitalisasi perekonomian Singapura dan mengatur kembali Singapura pada kemakmurannya setelah resesi. Singapura memiliki 14 perjanjian perdagangan bilateral dan multilateral di seluruh dunia dengan negara-negara seperti India, Cina, Asia, Korea, Eropa, Yordania, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Panama, Peru, Korea Selatan, Chili dan Amerika Serikat.

Saturday, October 5, 2013

WAJIB DAFTAR PERUSAHAAN

1.      Dasar Hukum Wajib Daftar Perusahaan
Pertama kali diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) pasal 23  Para persero firma diwajibkan mendaftarkan akta itu dalam register yang disediakan untuk itu pada kepaniteraan raad van justitie (pengadilan Negeri) daerah hukum tempat kedudukan perseroan itu. Selanjutnya pasal 38 KUHD : Para persero diwajibkan untuk mendaftarkan akta itu dalam keseluruhannya beserta ijin yang diperolehnya dalam register yang diadakan untuk itu pada panitera raad van justitie dari daerah hukum kedudukan perseroan itu, dan mengumumkannya dalam surat kabar resmi.
Dari kedua pasal di atas firma dan perseroan terbatas diwajibkan mendaftarkan akta pendiriannya pada pengadilan negeri tempat kedudukan perseroan itu berada, selanjutnya pada tahun 1982 wajib daftar perusahaan diatur dalam ketentuan tersendiri yaitu UUWDP yang tentunya sebagai ketentuan khusus menyampingkan ketentuan KUHD sebagai ketentuan umum. Dalam pasal 5 ayat 1 UUWDP diatur bahwa setiap perusahaan wajib didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di kantor pendaftaran perusahaan.
Pada tahun 1995 ketentuan tentang PT dalam KUHD diganti dengan UU No.1 Tahun 1995, dengan adanya undang-undang tersebut maka hal-hal yang berkenaan dengan PT seperti yang diatur dalam pasal 36 sampai dengan pasal 56 KUHD beserta perubahannya dengan Undang-Undang No. 4 tahun 1971 dinyatakan tidak berlaku.
Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan UUWDP pada tahun 1998 diterbitkan Keputusan Menperindag No.12/MPP/Kep/1998 yang kemudian diubah dengan Keputusan Menperindag No.327/MPP/Kep/7/1999 tentang penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan serta Peraturan Menteri Perdagangan No. 37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan. Keputusan ini dikeluarkan berdasarkan pertimbangan bahwa perlu diadakan penyempurnaan guna kelancaran dan peningkatan kualitas pelayanan pendaftaran perusahaan, pemberian informasi, promosi, kegunaan pendaftaran perusahaan bagi dunia usaha dan masyarakat, meningkatkan peran daftar perusahaan serta menunjuk penyelenggara dan pelaksana WDP. (I.G.Rai Widjaja, 2006: 273)
Jadi dasar penyelenggaraan WDP sebelum dan sewaktu berlakunya UUPT yang lama baik untuk perusahaan yang berbentuk PT, Firma, persekutuan komanditer, Koperasi, perorangan ataupun bentuk perusahaan lainnya diatur dalam UUWDP dan keputusan menteri yang berkompeten.
2.      Ketentuan Wajib Daftar Perusahaan
Dasar Pertimbangan Wajib Daftar Perusahaan
  • Kemajuan dan peningkatan pembangunan nasional pada umumnya dan perkembangan kegiatan ekonomi pada khususnya yang menyebabkan pula berkembangnya dunia usaha dan perusahaan, memerlukan adanya Daftar Perusahaan yang merupakan sumber informasi resmi untuk semua pihak yang berkepentingan mengenai identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan di wilayah Negara Republik Indonesia,
  • Adanya Daftar Perusahaan itu penting untuk Pemerintah guna melakukan pembinaan, pengarahan, pengawasan dan menciptakan iklim dunia usaha yang sehat karena Daftar Perusahaan mencatat bahan-bahan keterangan yang dibuat secara benar dari setiap kegiatan usaha sehingga dapat lebih menjamin perkembangan dan kepastian berusaha bagi dunia usaha,
  • Bahwa sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas perlu adanya Undang-undang tentang Wajib Daftar Perusahaan.
Ketentuan Umum Wajib Daftar Perusahaan
Dalam Pasal 1 UU Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, ketentuan-ketentuan umum yang wajib dipenuhi dalam wajib daftar perusahaan adalah :
  • Daftar Perusahaan adalah daftar catatan resmi yang diadakan menurut atau berdasarkan ketentuan Undang-undang ini dan atau peraturan-peraturan pelaksanaannya, dan memuat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta disahkan oleh pejabat yang berwenang dari kantor pendaftaran perusahaan. Daftar catatan resmi terdiri formulir-formulir yang memuat catatan lengkap mengenai hal-hal yang wajib didaftarkan;
  • Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba. Termasuk juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki atau bernaung dibawah lembaga-lembaga sosial, misalnya, yayasan.
  • Pengusaha adalah setiap orang perseorangan atau persekutuan atau badan hukum yang menjalankan sesuatu jenis perusahaan. Dalam hal pengusaha perseorangan, pemilik perusahaan adalah pengusaha yang bersangkutan.
  • Usaha adalah setiap tindakan, perbuatan atau kegiatan apapun dalam bidang perekonomian, yang dilakukan oleh setiap pengusaha untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba;
  • Menteri adalah Menteri yang bertanggungjawab dalam bidang perdagangan.
3.      Tujuan dan Sifat Wajib Daftar Perusahaan
Daftar Perusahaan bertujuan mencatat bahan-bahan keterangan yang dibuat secara benar dari suatu perusahaan dan merupakan sumber informasi resmi untuk semua pihak yang berkepentingan mengenai identitas, data, serta keterangan lainnya tentang perusahaan yang tercantum dalam Daftar Perusahaan dalam rangka menjamin kepastian berusaha ( Pasal 2 ).
Tujuan daftar perusahaan :
  • Mencatat secara benar-benar keterangan suatu perusahaan meliputi identitas, data serta keterangan lain tentang perusahaan.
  • Menyediakan informasi resmi untuk semua pihak yangberkepentingan.
  • Menjamin kepastian berusaha bagi dunia usaha.
  • Menciptakan iklim dunia usaha yang sehat bagi dunia usaha.
  • Terciptanya transparansi dalam kegiatan dunia usaha.
Daftar Perusahaan bersifat terbuka untuk semua pihak. Yang dimaksud dengan sifat terbuka adalah bahwa Daftar Perusahaan itu dapat dipergunakan oleh pihak ketiga sebagai sumber informasi ( Pasal 3 ).
4.      Kewajiban Pendaftaran
  • Setiap perusahaan wajib didaftarkan dalam Daftar Perusahaan.
  • Pendaftaran wajib dilakukan oleh pemilik atau pengurus perusahaan yang bersangkutan atau dapat diwakilkan kepada orang lain dengan memberikan surat kuasa yang sah.
  • Apabila perusahaan dimiliki oleh beberapa orang, para pemilik berkewajiban untuk melakukan pendaftaran. Apabila salah seorang daripada mereka telah memenuhi kewajibannya, yang lain dibebaskan daripada kewajiban tersebut.
  • Apabila pemilik dan atau pengurus dari suatu perusahaan yang berkedudukan di wilayah Negara Republik Indonesia tidak bertempat tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia, pengurus atau kuasa yang ditugaskan memegang pimpinan perusahaan berkewajiban untuk mendaftarkan(Pasal 5).
5.      Cara dan Tempat Serta Waktu Pendaftaran
      Menurut Pasal 9 :
  • Pendaftaran dilakukan dengan cara mengisi formulir pendaftaran yang ditetapkan oleh Menteri pada kantor tempat pendaftaran perusahaan.
  • Penyerahan formulir pendaftaran dilakukan pada kantor pendaftaran perusahaan, yaitu :
  1. di tempat kedudukan kantor perusahaan;
  2. di tempat kedudukan setiap kantor cabang, kantor pembantu perusahaan atau kantor anak perusahaan;
  3. di tempat kedudukan setiap kantor agen dan perwakilan perusahaan yang mempunyai wewenang untuk mengadakan perjanjian.
  • Dalam hal suatu perusahaan tidak dapat didaftarkan sebagaimana dimaksud dalam ayat b pasal ini,   pendaftaran dilakukan pada kantor pendaftaran perusahaan di Ibukota Propinsi tempat kedudukannya. Pendaftaran wajib dilakukan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan setelah perusahaan mulai menjalankan usahanya. Sesuatu perusahaan dianggap mulai menjalankan usahanya pada saat menerima izin usaha dari instansi teknis yang berwenang ( Pasal 10 ). Pendaftaran Perusahaan dilakukan oleh Pemilik atau Pengurus/Penanggung Jawab atau Kuasa Perusahaan yang sah pada KPP Tingkat II ditempat kedudukan perusahaan. Tetapi kuasa tersebut tidak termasuk kuasa untuk menandatangani Formulir Pendaftaran Perusahaan.
6.      Hal-hal yang Wajib Didaftarkan
Hal-hal yang wajib didaftarkan itu tergantung pada bentuk perusahaan, seperti ; perseroan terbatas, koperasi, persekutuan atau perseorangan. Perbedaan itu terbawa oleh perbedaan bentuk perusahaan.
Bapak H.M.N. Purwosutjipto, S.H memberi contoh apa saja yang yang wajib didaftarkan bagi suatu perusahaan berbentuk perseroan terbatas sebagai berikut :
A.      Umum :
  1. nama perseroan
  2. merek perusahaan
  3. tanggal pendirian perusahaan
  4. jangka waktu berdirinya perusahaan
  5. kegiatan pokok dan kegiatan lain dari kegiatan usaha perseroan
  6. izin-izin usaha yang dimiliki
  7. alamat perusahaan pada waktu didirikan dan perubahan selanjutnya
  8. alamat setiap kantor cabang, kantor pembantu, agen serta perwakilan perseroan.
B.      Mengenai Pengurus dan Komisaris
  1. nama lengkap dengan alias-aliasnya
  2. setiap namanya dahulu apabila berlainan dengan nama sekarang
  3. nomor dan tanggal tanda bukti diri
  4. alamat tempat tinggal yang tetap
  5. alamat dan tempat tinggal yang tetap, apabila tidak bertempat tinggal Indonesia
  6. Tempat dan tanggal lahir
  7. negara tempat tanggal lahir, bila dilahirkan di luar wilayah negara RI
  8. kewarganegaran pada saat pendaftaran
  9. setiap kewarganegaraan dahulu apabila berlainan dengan yang sekarang
  10. tanda tangan
  11. tanggal mulai menduduki jabatan
C.      Kegiatan Usaha Lain-lain Oleh Setiap Pengurus dan Komisaris
  1. modal dasar
  2. banyaknya dan nilai nominal masing-masing saham
  3. besarnya modal yang ditempatkan
  4. besarnya modal yang disetor
  5. tanggal dimulainya kegiatan usaha
  6. tanggal dan nomor pengesahan badan hukum
  7. tanggal pengajuan permintaan pendaftaran
D.      Mengenai Setiap Pemegang Saham
  1. nama lengkap dan alias-aliasnya
  2. setiap namanya dulu bila berlainan dengan yang sekarang
  3. nomor dan tanggal tanda bukti diri
  4. alamat tempat tinggal yang tetap
  5. alamat dan negara tempat tinggal yang tetap bila tidak bertempat tinggal di Indonesia
  6. tempat dan tanggal lahir
  7. negara tempat lahir, jika dilahirkan di luar wilayah negara R.I
  8. Kewarganegaraan
  9. jumlah saham yang dimiliki
  10. jumlah uang yang disetorkan atas tiap saham.
E.       Akta Pendirian Perseroan
Pada waktu mendaftarkan, pengurus wajib menyerahkan salinan resmi akta pendirian perseroan